Pernahkah kamu mendapati pagi hari yang dingin dan merindukan camilan gorengan hangat dengan tekstur renyah di luar tapi empuk di dalam? Jika Indonesia punya bakwan atau dadar jagung, masyarakat di kawasan timur India—khususnya negara bagian Jharkhand—memiliki gorengan kebanggaan tersendiri. Nama kudapan populer tersebut adalah dhooska, sebuah camilan gurih berbahan dasar adonan beras dan kacang lentil yang digoreng hingga mengembang keemasan.
Daya tarik utama dari gorengan tradisional ini bersumber dari proses pembuatan adonannya yang sangat unik. Beras dan kacang arab kuning (chana dal) dihaluskan bersama bumbu aromatik, lalu digoreng deep-fry tanpa menggunakan ragi maupun bahan pengembang kimia. Hasilnya berupa roti goreng melingkar dengan bagian tepi garing bersarang serta bagian tengah yang lembut membal.
Membuat sajian istimewa ini sebenarnya sangat mudah untuk dieksekusi langsung di dapur rumahmu. Tanpa memerlukan teknik memasak yang rumit, kamu bisa menghadirkan menu sarapan kaya protein ini untuk keluarga tercinta. Mari kita bedah rahasia meracik adonan renyah nan gurih khas Jharkhand ini!
1. Rahasia Tekstur Renyah dan Empuk Pada Dhooska
Kunci utama di balik mengembangnya adonan saat disiram minyak panas terletak pada rasio perbandingan beras dan kacang lentil. Perpaduan antara beras putih biasa dengan chana dal serta sedikit urad dal menghasilkan adonan kental yang mampu terperangkap udara secara alami.
Proses perendaman bahan mentah selama beberapa jam memegang peranan sangat krusial untuk melunakkan biji-bijian. Penggilingan adonan yang pas—tidak terlalu encer dan tidak terlalu kental—membuat adonan langsung merekah bulat begitu menyentuh minyak panas.
Bumbu sederhana seperti biji jintan, jahe segar, dan cabai hijau yang dihaluskan langsung ke dalam adonan memberikan rasa gurih herbal yang meresap hingga ke serat dalam. Aroma wangi rempah tersebut akan langsung menyeruak saat gorengan panas dibelah.
2. Racikan Bahan Lengkap untuk Memasak Dhooska di Rumah
Menyiapkan seluruh komponen bahan di meja dapur sebelum mulai menggiling adonan akan membuat proses memasak terasa makin teratur. Simak daftar racikan bahan lengkap berikut ini:
Bahan Utama Adonan Gorengan:
-
Beras Utama: 200 gram beras putih biasa (rendam air selama 4–5 jam).
-
Kacang Lentil 1: 100 gram chana dal (kacang arab kuning), rendam bersama beras.
-
Kacang Lentil 2: 50 gram urad dal (kacang lentil putih), rendam bersama beras.
-
Bumbu Aromatik: 2 cm jahe segar, 2 buah cabai hijau, dan 1 sendok teh biji jintan murni.
-
Pewarna & Penyedap: 1/2 sendok teh kunyit bubuk, 1/4 sendok teh bubuk hing (asafetida), serta garam dapur secukupnya.
-
Cairan: Air bersih secukupnya untuk menggiling adonan.
-
Minyak: Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng rendam (deep-fry).
Bahan Pendamping Aloo Chana Curry (Kari Kentang Kacang):
-
Bahan Utama: 2 buah kentang rebus (potong dadu) dan 100 gram chana rebus.
-
Bumbu Tumis: 1 buah bawang merah cincang, 2 siung bawang putih, dan 1 buah tomat lumat.
-
Rempah Bubuk: 1 sendok teh bubuk kari, 1/2 sendok teh kunyit, dan garam secukupnya.
3. Langkah Demi Langkah Mengolah Sajian Dhooska
Langkah awal diawali dengan mencuci bersih campuran beras, chana dal, dan urad dal yang telah direndam selama minimal 4 jam. Tiriskan sisa air perendaman hingga biji-bijian agak kering.
Langkah kedua, masukkan beras dan kacang-kacangan ke dalam blender bersama jahe, cabai hijau, dan biji jintan. Tuangkan sedikit air secara bertahap, lalu giling hingga menjadi adonan halus dengan konsistensi kental mirip adonan kue serabi.
Langkah ketiga, tuangkan adonan halus tersebut ke dalam mangkuk besar. Tambahkan kunyit bubuk, bubuk hing, dan garam dapur, lalu aduk merata menggunakan sendok sayur selama 2 menit agar udara masuk ke dalam adonan.
Langkah keempat, panaskan minyak goreng yang cukup banyak di dalam wajan berdasar dalam dengan api sedang. Pastikan minyak sudah benar-benar panas sebelum kamu mulai menuangkan adonan.
Langkah kelima, ambil satu sendok sayur adonan, lalu tuangkan perlahan tepat di tengah-tengah wajan panas. Biarkan adonan mengapung dan mengembang bulat secara alami tanpa perlu diaduk-aduk terlebih dahulu.
Langkah terakhir, siram-siramkan minyak panas ke bagian atas gorengan hingga menggelembung sempurna. Balikkan posisi gorengan dan masak hingga seluruh permukaannya berwarna kuning keemasan garing, lalu tiriskan minyaknya.
4. Trik Agar Adonan Mengembang Sempurna Tanpa Pengembang
Membuat gorengan beras tanpa bahan pengembang buatan memerlukan sedikit kecermatan teknis. Simak trik praktis berikut agar eksperimen dapurmu berhasil lezat tanpa gagal:
-
Gunakan beras lokal berbulir pendek atau medium agar pati alaminya membantu adonan mengembang dengan baik.
-
Jangan menambahkan air terlalu banyak saat menggiling karena adonan yang encer akan menyerap banyak minyak dan menjadi pipih kempis.
-
Istirahatkan adonan yang sudah digiling selama 15–20 menit sebelum digoreng agar patinya lebih rileks dan mengembang sempurna.
-
Kontrol suhu minyak agar tetap stabil pada api sedang; minyak yang terlalu dingin membuat gorengan berminyak, sedangkan minyak yang terlalu panas bikin luar gosong dalam mentah.
5. Pertanyaan Seputar Resep Dhooska (FAQ)
Apakah urad dal wajib digunakan dalam racikan adonan ini?
Penggunaan urad dal sebenarnya opsional, namun sangat dianjurkan. Sentuhan urad dal memberikan efek tekstur bagian dalam yang lebih lembut dan sedikit kenyal alami saat digigit.
Mengapa adonan buatan saya tidak mau mengembang bulat saat digoreng?
Penyebab utamanya biasanya terletak pada suhu minyak yang kurang panas atau adonan yang terlalu encer. Pastikan minyak sudah benar-benar siap dan adonan memiliki kekentalan yang pas.
Berapa lama adonan cair ini bisa disimpan di dalam kulkas?
Adonan segar yang belum diberi garam bisa disimpan di dalam wadah kedap udara di kulkas hingga 2 hari. Kamu tinggal mendiamkannya di suhu ruang sebelum siap digoreng keesokan harinya.
Apakah gorengan ini cocok untuk pola makan gluten-free?
Sangat cocok! Olahan tradisional Jharkhand ini secara alami bebas dari gandum dan gluten (gluten-free), sehingga sangat ramah untuk siapa saja yang memiliki sensitivitas gluten.
6. Cara Terbaik Menyajikan Gorengan Khas Jharkhand
Masyarakat Jharkhand punya tradisi menikmati sajian hangat ini dalam keadaan masih garing mengepul. Makanan ini hampir selalu disandingkan dengan kuah Aloo Chana Curry yang pedas gurih.
Tata dua atau tiga buah gorengan emas ini di atas piring saji, lalu siramkan kari kentang hangat di sampingnya. Kamu juga bisa menambahkan cocolan chutney ketumbar hijau segar untuk memberikan sensasi pedas dingin yang kontras.
Gigitan pertama akan menghadirkan suara renyah dari kulit luar yang garing disusul tekstur dalam yang empuk kaya rempah. Selamat mempraktikkan resep istimewa ini di dapur rumah dan rasakan kelezatan otentik khas timur India!


